22.5 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jembatan Poros Desa Senyiur–Kelinjau Ulu Putus, Jembatan Kayu Ulin Jadi Solusi Sementara

MUARA ANCALONG – Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi menegaskan bahwa percepatan perbaikan jalan dan jembatan Poros Desa Senyiur–Kelinjau Ulu, tidak bisa ditunda lagi. Ia meminta agar pengerjaan dilakukan secara tuntas dan berkelanjutan.

“Pekerjaan ini tidak boleh ditunda. Jangan hanya ditimbun atau dikeruk, tapi harus ada pengerasan agar tahan lama,” tegasnya dalam rapat koordinasi di kantor Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur.

Menanggapi jembatan yang terputus, rapat menyepakati solusi sementara berupa jembatan kayu ulin, sambil menunggu pembangunan jembatan beton oleh Dinas Pekerjaan Umum Kutai Timur.

Mahyunadi juga menyampaikan bahwa setiap perusahaan di Kutai Timur wajib menunjukkan kontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.

Wabup Mahyunadi juga meminta agar pekerjaan segera dimulai tanpa menunggu cuaca membaik. Ia juga meminta perusahaan menyertakan bahan bakar bersama alat berat dan menambah armada pengangkut. Camat Muara Ancalong ditunjuk secara resmi sebagai ketua tim koordinasi percepatan perbaikan jalan dan jembatan di wilayah tersebut.

Perwakilan sejumlah perusahaan turut memberikan laporan kontribusi mereka. PT. SAS menyatakan kesiapan alat berat namun menghadapi kendala bahan bakar dan cuaca. PT. PBA Inhutani melaporkan telah melakukan perbaikan ruas jalan dari SP 1 ke Long Nah dan siap menyuplai batu serta kayu ulin.

  1. KMS & CDM (REA Kaltim) menyebut telah menyuplai 260 truk sirtu dan dua truk kayu ulin, serta siap membantu transportasi material. Sementara itu, PT. TPA menyarankan penggunaan aramko sebagai pengganti gorong-gorong beton demi keawetan.

(ADV/ProkopimKutim/KP)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru