25.6 C
East Kalimantan
Selasa, 21 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

dr. Novel Paembonan Dorong Pemkab Kutim Segera Sinkronkan Data Desa Belum Terlistriki ke Pemerintah Pusat

Kutai Timur, Kaltimpop.com – Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur, dr. Novel Tyty Paembonan, meminta pemerintah daerah segera melakukan sinkronisasi dan pembaruan data desa yang belum teraliri listrik secara penuh. Langkah ini diperlukan agar program pemerintah pusat dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bisa tepat sasaran dan segera diterapkan di Kutim.

“Program pemerintah pusat kan sudah ada. Pak Presiden juga menegaskan bahwa desa yang belum terjangkau jaringan listrik PLN akan difasilitasi lewat PLTS,” ujar dr. Novel saat ditemui di Gedung DPRD Kutim, belum lama ini.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh pasif dalam menunggu bantuan pusat, tetapi harus proaktif dengan menyiapkan data valid mengenai kondisi riil lapangan. Menurutnya, Kutai Timur masih memiliki sedikitnya 26 desa yang belum menikmati listrik 24 jam, sebagian besar berada di wilayah dengan medan sulit.

“Pemerintah daerah harus datang langsung ke kementerian terkait membawa data lengkap. Ini loh, 26 desa di Kutai Timur yang memang belum bisa dijangkau jaringan PLN,” jelasnya.

dr. Novel menilai, tanpa langkah konkret dari pemerintah daerah, Kutim bisa kehilangan peluang untuk memperoleh program bantuan PLTS tahun anggaran berikutnya. “Kalau kita tidak cepat menindaklanjuti, bisa-bisa daerah lain yang lebih siap justru dapat duluan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerataan listrik bukan hanya simbol kemajuan, tetapi juga kebutuhan dasar warga yang harus segera dipenuhi. “Energi itu hak rakyat. Kalau kita bisa bergerak cepat, masyarakat juga akan cepat merasakan manfaatnya,” ucapnya.

Pihaknya  menambahkan, dengan dukungan DPRD, Pemkab Kutim diharapkan dapat membentuk tim lintas instansi yang fokus menyiapkan proposal usulan program energi terbarukan. “Kita dorong supaya tidak hanya satu-dua desa yang dapat, tapi semuanya bertahap terlayani,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keaktifan pemerintah daerah akan menjadi penentu keberhasilan pemerataan listrik di Kutim. “Kalau kita cepat gerak, masyarakat juga cepat menikmati hasilnya,” pungkasnya.(Adv)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru