Kukar – Guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan saat malam hari. Dinas Perhubungan Kutai Kartanegara (Dishub Kukar) menetapkan program pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) sebagai salah satu prioritas utama di tahun 2025.
Pemasangan lampu jalan akan difokuskan pada titik-titik rawan dan ruas jalan poros kabupaten yang menghubungkan antar kecamatan, mulai dari wilayah Marangkayu hingga Tabang.
“Untuk LPJU hampir 20 kecamatan ada semua, terutama di jalan-jalan poros kabupaten, mulai dari Kecamatan Marangkayu sampai ke Tabang, ada semua,” ujar Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, Rabu (23/4/2025).
Untuk mendukung program ini, Dishub mengalokasikan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah. Jenis lampu yang digunakan mayoritas menggunakan sistem konvensional berbasis listrik, bukan tenaga surya.
Pilihan tersebut diambil lantaran pertimbangan efisiensi biaya pembangunan. Berdasarkan estimasi, biaya pemasangan lampu konvensional dinilai jauh lebih terjangkau dibanding sistem tenaga surya.
“Kalau gunakan tenaga surya itu agak mahal, satu unit itu bisa Rp 40 atau 50 juta, kalau tenaga listrik itu berkisaran Rp 8 atau 9 juta,” jelas Junaidi.
Dengan skema ini, Dishub Kukar menargetkan cakupan penerangan bisa menjangkau lebih luas dan merata di seluruh wilayah kabupaten. Pemerintah berharap kehadiran LPJU bisa meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas serta mendukung aktivitas warga di malam hari secara lebih aman dan nyaman. (ADV)


