19.2 C
East Kalimantan
Jumat, 17 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Army Resmi Dilantik, Kutim Sambut Kepemimpinan Baru

JAKARTA – Suasana Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025), dipenuhi ratusan kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024. Sebanyak 481 pasangan kepala daerah resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam prosesi megah yang menandai babak baru pemerintahan daerah di Indonesia.

Di antara mereka, Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi—yang kerap disebut dengan akronim Army—tampil gagah dalam balutan Pakaian Dinas Upacara (PDU) lengkap. Keduanya siap mengemban amanah rakyat untuk lima tahun ke depan.

“Insyaalah hari ini siap dilantik oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Semoga lancar, ” singkat Ardiansyah yang mengenakan PDU putih-putih bersama Mahyunadi.

Pelantikan ini menjadi yang pertama dalam sejarah dengan jumlah peserta terbanyak. Demi memastikan kelancaran acara, pengamanan diperketat sejak pagi. Setiap kepala daerah dan tamu undangan wajib melewati pemeriksaan ketat di pos Daerah Persiapan (DP) kawasan Monumen Nasional (Monas), termasuk melalui detektor logam. Semua alat komunikasi dan elektronik dilarang masuk ke area prosesi demi menjaga sterilisasi wilayah.

Tepat pukul 09.15 WITA, prosesi diawali dengan kirab kehormatan dari Monas menuju Istana Merdeka. Barisan kepala daerah berjalan rapi diiringi marching band dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), memberikan nuansa sakral dan penuh kebanggaan.

Setibanya di Istana Merdeka, suasana semakin khidmat. Pengawasan diperketat oleh aparat kepolisian, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), panitia dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Satpol PP. Semua elemen bersinergi untuk memastikan kelancaran momen bersejarah ini.

Presiden Prabowo Subianto membuka prosesi dengan pembacaan Surat Keputusan Presiden. Selanjutnya, satu per satu kepala daerah mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden. Suasana haru terlihat ketika Prabowo menyematkan tanda pangkat kepada enam perwakilan daerah dari enam agama berbeda, sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

Menariknya, berbeda dari pelantikan sebelumnya, kali ini prosesi digelar di halaman Istana Merdeka, bukan di dalam ruangan utama. Mengingat jumlah peserta yang mencapai ratusan pasangan, panitia menyiapkan tenda besar. Tidak ada kursi yang disediakan, sehingga seluruh kepala daerah berdiri tegap sepanjang prosesi hingga pukul 10.30 WITA.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kita adalah keluarga besar Indonesia. Lupakan perbedaan politik dan latar belakang. Fokuslah pada kesejahteraan rakyat. Gunakan APBD dengan bijak, jangan disalahgunakan,” tegas Prabowo dengan suara berwibawa.

Setelah prosesi selesai, Presiden Prabowo turun dari podium dan menyalami satu per satu kepala daerah yang baru dilantik. Momen ini menjadi simbol awal kerja nyata mereka di daerah masing-masing.

Pelantikan ini juga disaksikan langsung oleh puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah yang datang ke Jakarta. Beberapa di antaranya membawa atribut daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pemimpin terpilih. Acara ini turut disiarkan oleh stasiun televisi nasional serta berbagai media massa.

Pelantikan serentak ini menjadi momentum bersejarah dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia. Dengan resminya Army memimpin Kutim, harapan besar masyarakat kini bertumpu pada kepemimpinan mereka dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (*/red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru